Cara Alami Lindungi Kulit
Kesehatan

Cara Alami Lindungi Kulit dari Serangan Sinar UV

Ketika di kebanyakan negara-negara sub-tropis di bulan ini sudah memasuki awal musim panas, di Indonesia juga sudah masuk musim kemarau.

Dengan musim panas atau musim kemarau yang datang ini, maka secara otomatis dapat membuat kulit menjadi kering atau bahkan hitam.

Oleh karenanya, banyak orang yang ingin bepergian atau sekadar bersantai di luar ruangan harus menggunakan pakaian panjang atau juga mengolesi kulit mereka dengan sunblock.

Sayangnya, sunblock hanya berfungsi untuk mengurangi sengatan dan paparan langsung dari panasnya sinar matahari, namun bagaimana dengan masalah kelembapan dan kesehatan kulit?

Nah, berikut ini ada beberapa tips menarik untuk Anda coba agar dapat menjaga kesehatan dan kelembapan kulit.

1. Makanan

Untuk dapat menjaga kelembapan dan kesehatan kulit saat musim panas atau kemarau, maka disarankan untuk mengonsumsi banyak jenis makanan yang mengandung beta-carotene.

Hal itu dikarenakan beta-carotene mengandung vitamin A yang mana dibutuhkan dalam sintesis melanin dan juga bertugas untuk mencerahkan warna kulit.

Dengan banyak mengonsumsi makanan yang mengandung beta-cerotene, maka pigmen kulit tidak mudah terbakar dan menjadi hitam karena sifatnya sebagai pelawan agresi sinar ultraviolet.

Contoh-contoh makanan yang memiliki kandungan beta-carotene tinggi adalah wortel, aprikot, melon, buah persik atau peaches, paprika merah dan nectarine yang berwarna kuning.

2. Vitamin

Paparan sinar ultraviolet yang dihasilkan sinar matahari secara langsung dan terus menerus akan merusak pigmen kulit dan menjadikannya gelap atau bahkan mengering.

Hal tersebut disebabkan molekul dan sel pada kulit menjadi menua lebih cepat yang mana akhirnya mati. Untuk itu, disarankan agar mengonsumsi makanan yang atau minuman yang kaya dengan vitamin C. J

ika memang tidak ada makanan atau minuman yang masih asli atau berasal dari tanaman, Anda juga dapat menggunakan makanan atau minuman bervitamin C buatan hasil olahan pabrik.

Vitamin C ini memiliki kandungan antioksidan tinggi yang dapat menangkal radikal bebas serta mampu meremajakan sel-sel kulit dengan cepat.

Selain vitamin C, disarankan pula untuk mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung vitamin E, B2 dan B6 yang mana kesemuanya memiliki kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas epidermis sel kulit.

Makanan-makanan yang mengandung vitamin C, E, B2 dan B6, antara lain lada, blackcurrant, peterseli, kiwi, jeruk, kubis, slada, bayam, kale, almond, susu, keju, telur, ikan, jamur, pisang, alpukat, tomat, melon, semangka, kentang dan sawi.

3. Antioksidan

Sebagai sarana untuk dapat mencegah penuaan sel kulit, maka Anda dapat mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung selenium, seng dan polifenol. Ketiganya merupakan antioksidan yang bagus untuk kulit.

Makanan-makanan yang mengandung antioksidan bagus, antara lain ikan tuna, hati, ikan herring, remis, tiram, daging sapi, kuning telur dan buah-buahan merah.

4. Omega-3

Omega-3 merupakan asam lemak esensial yang sangat dibutuhkan tubuh dengan fungsi utama untuk menjaga penglihatan, sistem saraf dan juga sistem kardiovaskular.

Namun ternyata ada kegunaan lain dari Omega-3, yaitu dapat memberikan kontribusi positif untuk penataan sel dan memberikan perlindungan terhadap jaringan kulit.

Makanan-makanan yang mengandung omega-3, antara lain ikan tuna, ikan salmon, ikan mackerel, sardine, kacang-kacangan dan kuning telur.

5. Minuman

Dikarenakan memang panas sinar matahari dapat membuat kering kulit, maka agar tidak membuat tubuh dehidrasi dan kehilangan cairan, satu-satunya cara adalah menggelontor dengan minuman, dalam hal ini adalah air putih.

Selain itu, Anda juga dapat mengonsumsi makanan yang mengandung cairan berlimpah, seperti semangka, jeruk, melon, belimbing dan lain sebagainya.
Suplemen?

Nah, bagaimana dengan penambahan suplemen? Apakah diharuskan atau tidak? Jika tubuh Anda memang sudah tercukupi dengan mengonsumsi makanan, buah dan juga sudah meminum banyak air putih, maka suplemen dirasa tidak diperlukan lagi.

Hanya saja, jika Anda masih merasa kurang, maka mengonsumsi suplemen yang mengandung beta-carotene dan antioksidan lebih disarankan daripada yang lainnya.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *